Sabtu, 20 Desember 2014

Pegang Mobil 82 Jam, Pegawai Katering Dapat Subaru Forester

 Kontes daya tahan memegang mobil MediaCorp Subaru Challange 2014 di Civic Plaza, Ngee Ann City, Singapura, dimenangkan kontestan tuan rumah, MG Jaishanker (50). Pria yang berprofesi sebagai pegawai katering itu berhak atas Subaru Forester 2.0i.

Jaishanker mampu bertahan menempelkan telapak tangan pada stiker bergambar mobil selama 82 jam 16 menit. Dia keluar sebagai pemenang ketika saingan kuatnya, Aliza binti Mokhtar tumbang pada Rabu (12/11/2014) pukul 02.00 dini hari.

Kontes daya tahan memegang mobil di Singapura ini terbilang berat. Selain waktunya yang lama, yakni hampir 6 hari, cuaca di negeri bisnis ini juga kurang bersahabat. Hujan turun dari sore hingga malam, terkadang disertai petir dan badai.
Kondisi ini sangat mengganggu kondisi psikologis kontestan. Belum lagi rasa haus, lapar, lelah, dan ngantuk kerap menjadi penyebab kontestan gagal. Bahkan, ada di antara mereka yang gagal karena mengalami halusinasi akibat kelelahan.

"Meski kelelahan mulai menumbangkan finalis lain, Jaishinker tetap fokus demi meraih hadiah utama (Forester 2.0i)," jelas Glenn Tan, Direktur Eksekutif Tan Chong International Ltd, Distributor Subaru Singapura, Rabu (12/11/2014).

Perlu diketahui. hadiah utama setiap negara berbeda. Untuk Indonesia, jika kontestannya mampu memenangkan kontes, maka hadiah utamanya berupa Subaru XV.

Rekor baruSelain menjadi juara tahun ini, Jaishanker juga mencetak rekor baru memegang mobil berhari-hari. Sebelumnya, rekor terlama diraih oleh George Lee asal Singapura pada 2008 dengan waktu 81 jam 32 menit. "Saya senang mencetak rekor baru. George Lee adalah atlet yang hebat dan saya fokuskan untuk mengalahkan rekor dia 81 jam," ucap Jaishanker.

Glenn Tan mengapresiasi kemampuan Jaishanker mencetak rekor baru memegang mobil. "Kita menyaksikan dua tonggak spektakuler hari ini. Selain sebagai pemenang, dia (Jaishanker) juga memecahkan rekor baru dengan waktu yang luar biasa," puji Glenn.

Jumat, 05 Desember 2014

"Ball Joint" Bermasalah, Camry Kena Recall

Toyota Motor Corporation mengumumkan recall terhadap sekitar 361.800 kendaraan di seluruh dunia, termasuk sedan Camry. Seperti dilansirReuters (12/11/2014), sebagian besar menimpa produk yang tersebar di Jepang dan Eropa.
Dari jumlah tersebut, Toyota membaginya menjadi tiga bagian dengan kasus yang berbeda. 170.000 unit Camry, termasuk 120.000 di Eropa dan Amerika, produksi antara Maret 2011 hingga Agustus 2014, harus ditarik karena masalah ball joint pada sistem kaki-kaki.

Dijelaskan, komponen ini terindikasi rusak selama pengapalan. Efeknya, berpotensi menyebabkan pengemudi kehilangan kendali kendaraan. Toyota akan mengganti ball jointdengan yang baru jika diperlukan.

Selain Camry, Toyota juga menarik sekitar 105.800 unit kendaraan. Pertama adalah Hiace yang kebanyakan diproduksi di Jepang karena masalah pipa bahan bakar. Selain itu, 86.000 unit Crown dan Crown Majesta juga di-recall karena masalah sabuk keselamatan.

Tidak dijelaskan biaya yang harus dikeluarkan Toyota karena masalah ini. Namun, produsen mobil terbesar di dunia itu melaporkan tidak ada laporan tabrakan atau cedera karena masalah-masalah tersebut di atas.

Minggu, 30 November 2014

Ini Produk "Pemakan" Pasar Sepeda Motor Sport Bekas

 Munculnya sepeda motor sport baru dengan banderol yang semakin terjangkau memukul pasar sepeda motor sport bekas. Banyak konsumen rela inden atau menanti model baru ketimbang harus beli bekas. Yamaha R15 dan Honda CBR150R rakitan lokal dituding sebagai salah satu biang keladi.
Hal tersebut diamini Ali Muchtar, pedagang sepeda motor bekas di kawasan Rawa Belong, Jakarta Barat. Sejak munculnya R15, ditambah gempuran CBR150R lokal, permintaan sepeda motor sport bekas turun.

”Masih laku, tapi lebih lama. Biasanya nggak sampai sebulan, sekarang bisa hampir dua bulan. Ya kalau sama-sama kredit bedanya sedikit, orang lebih memilih naik motor baru,” cerocos Ali kepada KompasOtomotif (13/11/2014).

Kendati demikian, Ali mengatakan bahwa ini biasa terjadi sebagai fenomena sesaat. Meski diakui, uang untuk modal sedikit mandek, namun masih banyak model sepeda motor bekas, khususnya skutik, tetap laku keras.

”Harus pinter-pinter muternya aja. Sementara ini saya nggak ambil banyak model sport, kecuali Satria FU, Ninja 2 tak dan 4 tak (250cc). Kalau itu masih cepet jualnya,” kata Ali.

Turun hargaRachmat Abib, pengelola jual beli sepeda motor di pinggiran Pasar Gembrong, Jakarta Timur, ternyata punya analisa senada. Saat ngobrol dengan KompasOtomotif di lapak kecilnya (13/11/2014), dia menuturkan bahwa harga sedikit turun karena banyak model baru yang harganya terjangkau. ”Turunnya nggak banyak, paling Rp 300-500 ribu,” kata Abib.

Itulah kenapa, saat ini Abib lebih mengutamakan menjual sepeda motor bebek dan skutik. Sepeda motor sport diakuinya masih belum stabil, dan saat ini menunggu situasi kembali normal.

Selasa, 25 November 2014

"Si Kodok" Punya Lima Mesin Baru

 Volkswagen memperkenalkan Beetle (VW kodok) dengan lima mesin baru di Eropa. Produsen mobil terbesar di Eropa ini melepas Beetle dalam dua varian, kupe dan kabriolet, sekaligus memperkenalkan generasi kedua sisteminfotainment modular (MIB) dalam kabin.

Tiga mesin bensin baru, yang dibedakan dari tenaga yang dihasilkan, 103,5 tk, 147,8 tk, dan 216,9 tk. Ditambah dua varian mesin diesel bertenaga 108,4 tk dan 147,8 tk. Kelima mesin ini diklaim lebih bertenaga tetapi makin irit konsumsi bahan bakarnya. 
http://gallery-cars.com/best-audi-sports-car/
Misalnya, varian tertinggi mesin 2.0 liter TSI tenaganya naik 8,87 tk lebih besar dari sebelumnya, tetapi 13 persen berkurang konsumsi BBM-nya. Untuk mesin diesel 2.0 TDI, diklaim paling irit di seluruh varian yang ada, dengan emisi karbondioksida hanya 112 gram per km.

Kelengkapan
VW juga memamerkan kelengkapan opsional, "Discover Media". Sistem navigasi sekaligus asistensi yang terintegrasi dengan kamera belakang. Jadi bukan sekedar membantu pengemudi ketika mau parkir, tetapi juga ketika mau keluar dari barisan, dan informasi tambahan dari sekitar.

Sistem transmisi kopling ganda (DSG) juga menjadi kelengkapan baru bagi "si kodok", plus teknologi tambahan yang mampu memindahkan posisi gigi ke netral ketika kendaraan tidak berakselerasi alias diam.

Layanan baru, seperti kondisi cuaca atau informasi lalu lintas juga diperkenalkan pada Beetle baru dan bisa diakses via MIB. Selain itu, Beetle juga tampil lebih segar dengan tambahan pilihan warna baru, yakni Tornado Red, Pure White, dan Reflex Silver Metallic.

Bandrol Beetle di Jerman mulai dari 17.825 euro (Rp 270,2 juta) untuk kupe dan kabriolet 22.125 euro (Rp 335,4 juta).

Senin, 17 November 2014

Ini Banderol Model Termewah Kawasaki

Setelah sempat menjadi pusat perhatian di ajang Intermot di Cologne, Jerman, bulan lalu, akhirnya Kawasaki mengumumkan banderol H2. Informasi ini disampaikan Kawasaki melalui situs resminya di Amerika Serikat.

Sepeda motor yang dilengkapi dengan "supercharger" ini ditawarkan dalam dua varian, pertama versi "on road" H2 yang dibanderol 25.000 dollar AS (Rp 304,7 juta) dan H2R versi lintasan balap 50.000 dollar AS (Rp 609,5 juta).

Harga tersebut setara dengan berbagai bocoran (belum pasti) yang menyebutkan banderol H2 bertenaga 200 tk yakni 15.800 pound (Rp 304,6 juta) dan untuk tenaga 300 tk, 31.600 euro (Rp 610,5 juta). Sedangkan untuk varian H2R harga estimasi di Inggris antara 25.000-50.000 pound (Rp 482,3 juta-Rp 964,7 juta).

Tapi, biaya distribusi, strategi harga, dan paket yang ditawarkan pada konsumen bisa sangat beragam dari satu negara ke negara lain. Jadi, tidak menutup kemungkinan kalau banderol sepeda motor "flagship" Kawasaki ini akan lebih mahal dari AS.

Banderol H2 dan H2R diumumkan Kawasaki, Senin (11/11/2014). Sedangkan Kawasaki Inggris masih mengatakan belum ada harga resmi yang akan mau diumumkan. Kabarnya, banderol untuk Inggris baru akan disampaikan di ajang Motorcycle Live di Brimingham, Inggris, 22 November 2014 mendatang.

Sabtu, 15 November 2014

Range Rover Paling Mahal Punya Boks Senjata di Bagasi

Boks tempat meletakan senjata yang terdapat di bagasi Autobiography Black versi Holland menjadi salah satu ciri khas varian yang didaulat menjadi Range Rover termahal hingga sekarang. 
Mobil dengan spesifikasi long wheelbase yang diperkenalkan Rabu (12/11/2014) ini adalah hasil kolaborasi divisi Special Vehicle Operations (SVO) milik Jaguar Land Rover dan perusahaan pembuat senjata Holland & Holland.
Laburan cat hijau kehitaman dan material krom di banyak detail bodi menjadi penanda eksklusifitas yang dimiliki, namun layanan kemewahan sebenarnya ada pada kabin. Jok dirancang untuk kelas eksekutif, konsol tengah didesain baru dan dilapisi kulit coklat plus aksen kayu untuk membuatnya benar-benar berkelas.
Boks senjataSeperti anggota keluarga kerajaan yang gemar berburu, terdapat boks senjata yang dibuat dari alumunium dan dilapisi kulit serta Alcantara. Senjata dalam boks tidak termasuk dalam pembelian mobil, namun Holland & Holland mengatakan bisa dipesan. Terdapat layanan spesial, setiap konsumen bisa meminta ukiran simbol khusus pada gagang senjata, simbol yang sama juga akan tertera pada handle pintu.
Kerja sama Jaguar Land Rover dengan Holland & Holland seperti ini sudah kesekian kalinya, tapi proyek ini memang yang pertama dikerjakan bersama SVO. Mobil ini dibanderol paling murah 180.000 poundsterling atau sekitar Rp 3,4 miliar, setiap konsumen bisa memilih dua pilihan mesin yakni V8 4.4L turbodiesel atau V8 5.0 supercharger.

Kamis, 13 November 2014

Daimler Tak Bernafsu pada Aston Martin

 Daimler mengaku tidak bernafsu menaikkan komposisi saham kepemilikannya terhadap Aston Martin. Dieter Zetsche, CEO Daimler mengatakan, tidak ada keinginan sampai akhirnya ikut terlibat dalam hal kegiatan operasional produsen mobil sport asal Inggris itu.
Perbedaan cakupan bisnis, antara Daimler dengan Aston Martin menjadi alasan utama mengapa raksasa asal Jerman itu memilih tidak terlibat terlalu dalam. Setiap tahun, Daimler menjual lebih dari 1 juta unit Mercedes-Benz di seluruh dunia, sedangkan Aston Martin jauh lebih kecil.

"Saya tidak berfikir kami bisa berbuat lebih baik mengelola perusahaan dengan penjualan 4.000 unit per tahun dari manajemen Aston Martin sekarang," beber Zetsche dilansir Autonews Europe(12/11/2014).

Daimler saat ini memiliki 5 persen saham dari Aston Martin yang diperoleh berupa imbalan pasokan komponen elektronik, listrik, dan mesin V8 dari AMG. Zetsche memastikan, perusahaan tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk memperoleh saham Aston Martin.

Isu yang beredar, menyatakan kalau Daimler dan Aston Martin tengah dalam pembicaraan serius terkait menggunakan teknologi Mercedes-Benz untuk mengembangkan SUV baru bagi merek "James Bond" ini. Model ini bahkan disebut-sebut siap dijual mulai 2017 mendatang.

Saat ini saham mayoritas Aston Martin dikuasai oleh taipan asal Italia, Andrea Bonomi, melalui perusahaan investasi Investindustrial. Perusahaan ini membeli 37,5 persen saham Aston Martin senilai 241 juta dollar pada 2012.

Zetsche menambahkan, investindustrial percaya kalau Aston Martin butuh mitra dalam hal teknis, guna membantu masa depan perusahaan. "Karena kami punya visi yang sama, kami mau menjadi mitra teknis mereka," beber Zetsche.

Aston Martin di bawah kendali bos baru, Andy Palmer, yang sebelumnya menjabat sebagai salah satu petinggi di Nissan punya ambisi besar. Andy berharap bisa menambah penjualan global mencapai 7.500 unit mobil pada 2018, dari 4.200 unit pada 2013 lalu.